Tweaking Windows dengan Mengedit Registry

17 05 2008

Tweaking Windows dengan Mengedit Registry

Di sistem operasi Windows, salah satu cara mengoptimalisasikan kinerjanya adalah dengan mengedit registry agar dapat berjalan seperti yang kita kehendaki, semisal menjadi lebih cepat dalam membuka program, booting lebih cepat dan sebagainya. Hal tersebut sama dilakukan oleh program-program optimizer atau tweaking tools yang saat ini banyak beredar, yang mana pengubahan setting Windows yang dilakukan di dalam program optimizer tersebut secara otomatis menuliskan dan mengubah nilai-nilai tertentu dalam registry.

Nilai atau value tertentu tersebut lumayan rumit dan jelimet, makanya lebih enak menggunakan program optimizer atau tweaking tool dalam mengoptimalisasikan Windows. Tapi, bagi yang lumayan berani mau belajar, saya ada beberapa key-key (setting-an) yang bisa dirubah untuk mengoptimalisasikan Windows.

Sebelum mencoba, ada baiknya mem-back up terlebih dahulu registry kamu.
Untuk melakukannya, pada jendela run ketik kata : [registry] kemudian tekan tombol [enter] dan pilih File>Export

Mengganti Wallpaper:
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data.

Mengganti Nama Recycle Bin:
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.

Memunculkan Rename Pada Recycle Bin:
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
/ShellFolder
Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.

Menyembunyikan Recycle Bin:
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Explorer/Desktop/NameSpace
Hapus subkey {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}, kemudian Restart komputer untuk melihat hasilnya. Untuk memunculkannya kembali, buat kembali kombinasi angka {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}

Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin:
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E} /ShellFolder
Klik ganda Attributes dan ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini:
0000 50 01 00 20 > Rename
0000 60 01 00 20 > Delete
0000 70 01 00 20 > Rename & Delete
0000 41 01 00 20 > Copy
0000 42 01 00 20 > Cut
0000 43 01 00 20 > Copy & Cut
0000 44 01 00 20 > Paste
0000 45 01 00 20 > Copy & Paste
0000 46 01 00 20 > Cut & Paste
0000 47 01 00 20 > Cut, Copy & Paste

Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan:
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E} /Shell
Klik menu Edit > New > Key dan beri nama yang diinginkan (Misalnya: Go To Windows Explorer)
Dibawah key yang baru tersebut, tekan lagi menu Edit > New > Key dan buat sebuah key baru bernama Command. Klik ganda option (Default), dan pada bagian Value Data, isi dengan path Windows Explorer ( C:\WINDOWS\Explorer.exe).

Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang Di My Computer:
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion /Explorer/DocFolderPaths
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di Windows (contohnya: Kasep) Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat dimana Documents anda berada (contohnya D:\Documents)

Menyingkirkan File Stored Dari My Computer:
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/MyComputer /NameSpace
/DelegateFolders
Hapus subkey {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee}

Menyembunyikan My Recent Documents:
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoRecentDocsMenu.
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut, dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.

Menyembunyikan Menu Find:
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoFind. Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya. Restart komputer.

Menyembunyikan Help And Support:
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Policies/Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru – Menu Edit > New >
DWORD Value, dan beri nama NoSMHelp. Kemudian klik ganda pada NoSMHelp dan isi dengan angka 1 pada Value Data. Restart komputer.

Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu:
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukkan angka 1 sebagai Value Data.

Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu (2):
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Explorer/Advanced
Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.





Trik Menggunakan CD-R supaya dapat ditulisi berulang-ulang

17 05 2008

Trik Menggunakan CD-R supaya dapat ditulisi berulang-ulang

Selama ini ternyata saya tertipu dan menjadi orang boros karena membeli CD-R dalam jumlah besar karena saya berpikir CD-R hanya dapat ditulisi sekali saja.. dan ternyata itu salah!!
Trik yang saya sampaikan ini menggunakan software Ahead Nero Burning Rom 5 bawaan CDRW LiteOn saya.
Selama beberapa bulan saya telah menggunakannya dan membackup data-data ke CD-R. Saya menggunakan CD-R tidak maksimal karena seringkali mengisinya dengan data beberapa MB saja walaupun kapasitas CD-R bisa mencapai 700 MB. Mengapa? Karena saya tidak tahu ternyata CD-R dapat ditulisi berulang-ulang selama kapasitasnya belum penuh.
Lalu bagaimana caranya menggunakan ulang CD-R tersebut? Ternyata mudah kok.. Ikuti langkah-langkah berikut:
1. Anda buka program Ahead Nero Burning ROM di mana CD-R “bekas” Anda sudah dimasukkan ke CDRW.
2. Klik File > New sehingga menampilkan Wizard
3. Apabila Anda tidak mendapati tampilan wizard tetapi tampilan kotak dialog dengan tab-tab di atasnya maka Anda klik tombol Wizard di sebelah kanan.
4. Pilih Compile New CD. Perhatikan gambar berikut:

5. Pilih Data CD. Perhatikan gambar berikut:

6. Pilih Continue with Existing Data-CD (Multisession) Disk.

7. Tekan tombol Finish
8. Pilih Session terakhir yang menunjukkan status penulisan data ke CD yang terakhir, lalu tekan OK

9. Tunggu sebentar untuk proses “refresh” dari Nero untuk mencek penulisan data terakhir sehingga Anda dapat menambah data baru ke CD-R sehingga menampilkan windows kecil dengan pesan seperti gambar berikut.

10. Lalu Anda lanjutkan penggunaan CD-R sebagaimana biasanya dengan menambahkan data dari File Manager ke CD-R Anda dengan Nero.
11. Dan akhirnya Anda tidak perlu boros CD-R lagi……





Tips Windows Explorer

17 05 2008

Memperluas cabang Windows Explorer

Ketika Anda berada di Windows Explorer, untuk membuka seluruh cabang yang ada (di dalam suatu folder) tekanlah [Alt] + [*]. Untuk menutup folder Anda bisa menekan F5.

Membuka windows explorer dengan cepat

Tekan Shift dan klik dua kali pada My Computer maka Anda akan langsung masuk ke windows explorer.

Cara lain membuka windows explorer

Pengen alternatif untuk membuka windows explorer ? Caranya klik tombol Start lalu Run. Ketikkan “\” (ketik tanpa tanda petik), klik OK.

Mengurutkan file pada Windows Explorer

Untuk mempermudah Anda dalam menemukan file yang terdapat pada Windows Explorer, Anda dapat melakukan pengurutan (sort order). Caranya dari menu View, pilih Arrange Icon. Untuk mengurutkan berdasarkan nama pilih By Name. Pilih by Size untuk mengurutkan berdasarkan ukuran file.

Selain cara tersebut ada cara lain yang lebih cepat, yaitu dengan mengklik tulisan Name, Size, Type atau Modified pada Column Title. Klik sekali untuk mengurutkan secara ascending (dari A sampai Z), klik sekali lagi untuk mengurutkan secara descending (dari Z sampai A).

Menyesuaikan ukuran kolom

Tekan Ctrl dan + secara bersamaan. + adalah yang terdapat pada keypad (keyboard bagian kanan). Tips ini berlaku juga pada kotak dialog Find dan Registry Editor.

Menyesuaikan target pada Windows Explorer

Saat Anda mengklik icon Windows Explorer pada Start – Programs maka secara default yang terbuka adalah drive C. Sebenarnya Anda bisa saja mengganti target tersebut, misalkan menjadi C:\Data\MS Word, maka yang harus Anda lakukan adalah mengklik kanan icon shortcut tersebut lalu pindah ke tab Shortcut. Pada bagian Target gantilah menjadi seperti berikut :

“c:\windows\explorer.exe /n,/e,C:\Data\MS Word”

Jika Anda ingin membuka folder tersebut sebagai root maka tambahkan /root, sehingga perintahnya menjadi sebagai berikut :

“c:\windows\explorer.exe /n,/e,/root,C:\Data\MS Word”

Sekarang jika Anda mengklik shortcut tersebut maka yang akan dibuka oleh Windows Explorer adalah folder C:\Data\MS Word

Membuat daftar file dan folder

Ada kalanya Anda ingin mencetak daftar file dan (sub) folder yang terdapat dalam suatu folder. Sayangnya secara default Windows tidak menyediakan fasilitas untuk itu. Dengan tips di bawah ini, Anda dapat membuat context menu pada folder sehingga Anda dapat membuat daftar file dan folder dalam bentuk file text.

1.

Membuat file batch. Ketik tulisan berikut ini dengan menggunakan Notepad.

dir /a /-p /o:gen >filelisting.txt

2.

Simpan file batch tersebut di C:\Windows\. Ingat ekstensi filenya harus .bat. Misalnya filelisting.bat.

3.

Membuat action untuk contect menu.

Buka Windows Explorer dan pilih menu Tools – Folder Options – tab File Types – pilih Folder – klik tombol Advanced – klik tombol New. Lalu tulis text seperti pada gambar di bawah ini.

Setelah itu klik tombol OK.

4.

Jika langkah yang dilakukan benar maka Action yang baru saja dibikin akan kelihatan.

5.

Sekarang klik kanan pada sembarang folder, maka akan muncul menu “Bikin Daftar File” yang baru aja dibikin.

Mengganti icon folder

Ada Jika anda sudah bosan dengan icon folder windows, Anda bisa mengubahnya dengan langkah-langkah seperti di bawah ini.

1.

Bikin sebuah file “Desktop.ini” dan simpan pada folder yang akan Anda ubah icon foldernya. Ada pun isi dari file Desktop.ini adalah sebagai berikut:

[.ShellClassInfo]
IconFile=E:\Image\Linux.bmp
IconIndex=0
InfoTip=Ini contoh folder yang telah diganti iconnya

IconFile=E:\Image\Linux.bmp adalah nama file yang akan dipakai sebagai icon folder.
InfoTip=….. adalah info tip yang akan tampil saat Anda meletakkan cursor di atas folder.

2.

Buka DOS Prompt, dan ketikkkan perintah “attrib +s NamaFolder”.
Dalam contoh ini nama folder yang akan diganti iconnya adalah folder “contoh”. Perintahnya sbb:

attrib +s contoh

Jika Anda melakukukannya dengan tepat maka icon pada folder tersebut akan berubah, seperti contoh gambar di bawah ini.





Tips System

17 05 2008

Shortcut untuk Shutdown

Untuk mempercepat shutdown Anda bisa membuat shortcut pada desktop. Caranya :
1. Klik kanan area kosong pada desktop lalu pilih New – Shortcut.
2. Pada command line ketikkan c:\windows\rundll32.exe user, exitwindows.
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish.

Shortcut untuk Restart

Untuk mempercepat restart Anda bisa membuat shortcut pada desktop.
Cara 1 :
1. Klik kanan area kosong pada desktop, pilih New – Shortcut.
2. Pada command line ketikkan C:\WINDOWS\RUNDLL.EXE user.exe,exitwindowsexec.
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish.

Cara 2 :
1. Jalankan Notepad.
2. Ketikkan @exit.
3. Simpan dengan nama restart.bat di C:\
4. Jalankan windows explorer, klik kanan dan seret file tersebut ke desktop.
5. Pada menu yang muncul pilih Create Shortcut(s) Here.
6. Klik kanan shortcut tersebut, pilih Properties.
7. Pindah ke tab Programs, beri tanda check pada Close on Exit.
8. Klik tombol Advanced.
9. Tandai pilhan MS-DOS Mode, serta hapus pilihan Warn before entering MS-DOS mode.
10. Klik OK, dan OK lagi untuk menutup kotak dialog Properties.

Shortcut untuk Log Off

Untuk mempercepat log off Anda bisa membuat shortcut pada desktop. Caranya :
1. Klik kanan area kosong pada desktop lalu pilih New – Shortcut.
2. Pada command line ketikkan C:\WINDOWS\RUNDLL.EXE shell32.dll,SHExitWindowsEx 0
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish.

Download semua shortcutMengganti assosiasi file dengan cepat

Untuk mengganti assosiasi file (program yang digunakan untuk membuka file) Anda tidak perlu masuk ke registry. Cara yang mudah adalah pilih file yang ingin dirubah. Tekan tombol Shift dan klik kanan pada file tersebut sehingga muncul menu Open with. Klik pada menu tersebut dan pilih program yang akan digunakan untuk membuka tipe file tersebut. Beri tanda check pada “Always use this program to open this type of file”. Terakhir klik OK.

Berbagai pilihan untuk setup windows 95

Dari prompt DOS
/is – Mengabaikan pengecekan system
/id – mengabaiakn pengecekan terhadap kapasitas yang tersisa pada hard disk
/iq – Mengabaikan scandisk
/in – Melakukan setup tanpa Network Setup Module
/iw – Melewatkan berbagai peringatan dari Microsoft (seperti peringatan, dll)

Mengatasi komputer hang

Komputer Anda mengalami hang ? Tekan tombol [Ctrl]+[Alt]+[Del] . Klik pada program yang mengalami masalah (ditandai dengan tulisan not responding). Tekan tombol End Task. Kalau ketiga tombol tersebut tidak berfungsi tekan [Ctrl]+[Esc] untuk memunculkan menu Start. Setelah itu Anda bisa men-shut down komputer Anda. Mengganti warna Blue Screen of Death

Anda yang sudah akrab dengan Windows pasti pernah mengalami hal ini : layar tiba-tiba berwarna biru, tulisan putih dan komputer hang. Nah, Anda bisa mengganti warna tersebut dengan warna kesukaan Anda. Caranya, klik Start – Run, tuliskan sysedit. Pilih system.ini. Lalu cari yang ada tulisan [386Enh], dan tuliskan di bawahnya :
MessageTextColor= 8
MessageBackColor= 4
Ganti angka 8 dan 4 dengan warna kesukaan Anda (Black=0 Blue=1 Green=2 Cyan=3 Red=4 Magenta=5 Brown=6 White=7 Gray=8 Bright Blue=9 Bright Green=A Bright Cyan=B Bright Red=C Pink=D Yellow=E Bright White=F)

Mengganti icon drive

Bosan dengan icon drive yang monoton ? Ganti aja ! Caranya :
1. Jalankan Notepad.
2. Ketik :
[AutoRun]
Icon=C:\Icon\iconsatu.ico

(asumsi : terdapat file iconsatu.ico pada directory Icon. Anda bisa mengganti dengan letak file icon Anda)
3.Simpan dengan nama autorun.inf dan letakkan pada root directory drive C.

Bila ingin mengganti icon drive lainnya, tinggal ganti huruf C dengan huruf drive yang akan diganti.

Meningkatkan performa komputer Anda

Klik kanan My Computer, pilih Properties. Pada tab Performance pilih Virtual Memory. Pilih Let me specify my own virtual memory setting. Pada bagian Minimum dan Maximum, isi dengan 2 atau 3 kali RAM Anda. Jadi jika Anda punya RAM 32 Mb, isi dengan 64 Mb.

Mengganti logo startup

  1. Pada saat start, maka Windows akan memanggil file logo.sys yang terletak di directory utama (C:\). File logo.sys merupakan hidden file, jadi untuk melihatnya buka Windows Explorer, klik View – Folder Option. Pidah ke tab View, beri tanda check pada Show All Files. Klik OK. Lalu dengan Windows Explorer, klik kanan pada file logo.sys, pilih properties dan hilangkan semua tanda check.

  2. Buat backup file/cadangan jika perlu.

  3. Pindah ke DOS prompt. Pindah ke directory utama (c:\). Ketikkan “ren logo.sys logo.bmp” (tanpa tanda petik).

  4. Buka file logo.bmp tersebut dengan editor image favorit Anda (Paint, PhotoShop, PhotoPaint, dll).

  5. Edit gambar seperlunya dan simpan kembali sebagai file logo.bmp.

  6. Kembali ke DOS prompt, ganti nama logo.bmp dengan logo.sys dengan mengetikkan ren logo.bmp logo.sys.

  7. Restart Windows.

Apabila Anda ingin mengganti dengan gambar yang lain, maka hal-hal yang perlu diperhatikan adalah :

  1. Gambar yang akan digunakan sebagai ganti mempunyai warna sebanyak 256.

  2. Ukuran file kurang lebih 127 kb.

  3. Besar/ukuran gambar 320 x 400 pixels

  4. Ekstensi harus .sys.

Mengganti logo Shut Down

Pada saat shutdown, file yang dijalankan adalah logow.sys (please white while…..) dan logos.sys (it’s now save to ……). Kedua hidden file tersebut terletak di directory windows (biasanya C:\Windows). Untuk mengganti kedua gambar tersebut caranya seperti di atas. Kalau Anda tidak mau repot-repot mengedit file, Anda bisa menggunakan software (salah satunya) Win Logo Changer untuk mengganti layar start up dan shut down tersebut.

Meng-extract file .CAB pada Win 95

Untuk mengexract file .CAB Anda bisa menggunakan perintah EXTRACT.EXE yang terdapat pada direktori C:\Windows\Command. Perintah extract yang lebih komplit bisa Anda dapatkan dengan mengetikkan extract /? pada ms-dos prompt. Extract file ini berguna bila file system Anda ada yang corrupt/rusak.

Menghapus file TEMP

Tambahkan baris berikut pada file autoexec.bat Anda :

if not exist %TEMP%\*.TMP goto EndTMP
atrrib %TEMP%\*.TMP -r -a -s -h

del %TEMP%\*.TMP

:EndTMP

Maka mulai sekarang tiap kali komputer Anda di-booting, secara otomatis akan menghapus file-file *.TMP.

Shortcut ke pengaturan system

Biasanya anda harus mengklik kanan desktop lalus Properties untuk mengatur tampilan desktop Windows 95. Sebenarnya ada cara yang lebih cepat yaitu dengan menggunakan shortcut. Caranya :
1. Klik kanan pada desktop, pilih New – Shortcut.
2. Pada command line, ketikkan C:\WINDOWS\CONTROL.EXE Sysdm.cpl, System,1
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish.

Membuat shortcut ke berbagai folder system

Folder system yang dimaksud di sini adalah folder Printers, Control Panel, My Computer, dll. Nah, kalau Anda sering mengakses folder-folder tersebut alangkah lebih baiknya kalau Anda membuat shortcutnya yang bisa Anda letakkan pada Desktop atau pun pada Start Menu. Contohnya untuk membuat shortcut Control Panel pada Desktop :

  1. Klik kanan pada Desktop.

  2. Pilih New – Folder.

  3. Beri nama folder tersebut dengan Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}.

    Anda bisa mengganti nama folder tersebut sesuai dengan shortcut yang ingin Anda buat. Lihat tabel di bawah ini :

Menjebol password BIOS

Password BIOS memang sangat berguna untuk melindungi komputer Anda supaya tidak ada orang lain yang dapat mengganti konfigurasi komputer Anda. Tapi password tersebut bisa menjadi malapetaka jika Anda lupa. Nah, jika Anda lupa password BIOS Anda, di bawah ini kami tampilkan default password yang aslinya memang disediakan oleh pembuatnya untuk mengantisipasi kejadian password yang terlupakan. Yang perlu Anda lakukan adalah mencoba satu per satu password tersebut sampai Anda menemukannya :-)

AWARD BIOS
01322222, 589589, 589721, 595595, 598598, AWARD SW, AWARD_SW, Award SW, AWARD PW, _award, awkward, J64, j256, j262, j332, j322, HLT, SER, SKY_FOX, aLLy, aLLY, Condo, CONCAT, TTPTHA, aPAf, HLT, KDD, ZBAAACA, ZAAADA, ZJAAADC, djonet, %øåñòü ïpîáåëîâ%, %äåâÿòü ïpîáåëîâ%

AMI BIOS
AMI, A.M.I., AMI SW, AMI_SW, BIOS, PASSWORD, HEWITT RAND, Oder

PHOENIX
BIOS, CMOS, phoenix, PHOENIX

Password lainnya yang bisa Anda cob
LKWPETER, lkwpeter, BIOSTAR, biostar, BIOSSTAR, biosstar, ALFAROME, Syxz, Wodj

Sumber : www.elfqrin.com





Tips Linux

17 05 2008

Mengintip Password Linux

Oleh [-Shaman-]
Published: Juni 10, 2001
Print
Jika anda sebagai administrator system Linux maka anda akan mendapat sedikit tips yang akan saya share disini.
Semua orang yang sering menggunakan komputer pasti sudah tahu bahwa password digunakan untuk mengenal user yang berhak (valid user) dalam memasuki system atau aplikasi.

Sebelumnya dapat anda lihat sekilas cara penyerangan password :

1 Pertama sekali serangan yang paling sering dilakukan adalah dengan menebak password yang ada. Memang kadang hal ini bekerja dengan baik tetapi dengan catatan si administrator atau user memiliki password yang lemah (mudah ditebak) atau tidak memiliki password (blank password).
2 Cara kedua ini mungkin akan lebih mudah anda praktek-kan. Saya tidak akan mengajarkan kepada anda secara tehnikal karena saya yakin sekali anda sekalian pasti sudah sangat pintar untuk hal ini (bagi yang sering mengunjungi site Jasakom). Karena cara tehnikalnya cukup banyak dan merupakan kombinasi dari tehnik hacking yang ada di artikel-artikel terdahulu, masalahnya adalah bagaimana kreatifitas anda saja.
Ok, jika anda sebagai penyerang (attacker) anda tentu memiliki target. Dan tentunya anda pasti akan mempelajari target person anda, mengamati kapan, dimana, siapa dia, dan sering dimana orang tsb online. Benarkan ?
Pada umumnya password yang digunakan user pada system yang satu dengan yang lain adalah sama. Maka dengan mendapatkan password di system yang anda tahu (vulnerable) maka anda dapat mencobanya pada system atau media yang lain, yang mungkin telah anda ketahui, mis. pada e-mail, account di internet atau dimananpun juga. Cara kedua inilah yang disebut dengan “password cracking”.Pada system UNIX atau Linux, password di encrypt dengan cara “one way hash” dimana anda dapat me-encrypt password tetapi tidak dapat me-decrypt nya kembali. Tetapi password tsb akan di sesuaikan pada saat anda log in, password encrypt yang anda ketikkan akan di bandingkan per byte dengan encryption yang ada di dalamnya, jika sesuai maka anda dapat masuk ke dalam system.

3 Selain penggunaan cara manual pendeteksian password, anda tentunya juga dapat menggunakan cara automatic yang dilakukan oleh tools password cracker.Dua password cracker yang paling terkenal pada system UNIX dan Linux adalah “Crack” dan “John the Ripper”.
Cara crack password tools tsb selalu dimulai dengan password yang sama dengan user nama atau blank dan kemudian baru diikuti dengan kemungkinan-kemungkinan lainnya.
Cara paling sering yang digunakan oleh hacker atau orang yang ingin menyerang anda tentunya ia akan mengopi file informasi pasword dan melakukan crack di systemnya sendiri.
4 “Password Dictionary Attack” yang menggunakan kata-kata yang sudah tercantum di dalam kamus untuk meng-crack password anda..Maka dari itu, untuk menjaga password anda agar susah untuk di crack, jangan lah menggunakan password yang terdapat pada kamus, gunakan kata-kata yang tidak umum.
5 Meode “Brute Force” merupakan password cracker yang paling bagus diantara cara-cara diatas. Password cracker ini akan mengkombinasikan karakter dan angka yang dimasukkan ke dalam array “a-z, A-Z, 0-9″, yang akan mulai dengan huruf a dan diikuti dengan huruf b dst, setelah mendapatkan karakter pertama maka akan diikuti dengan “aa”, “ab” sampai dengan password anda terdeteksi. Cara ini memang memerlukan waktu yang cukup lama.

Dari cara-cara diatas anda dapat lihat bahwa password apapun dapat ditemukan, masalahnya hanya pada waktu saja, cepat atau lambat. Ada beberapa cara aman yang dapat anda gunakan sebagai pencegahannya :

1 Miliki password yang lebih dari 8 karakter,
2 Hindari memiliki password yang kata yang dapat ditemukan di kamus.
3 Gunakan spesial karakter pada password anda, contoh pass.4.me#
Dari contoh tsb brute force tidak akan dapat mendeteksinya karena karakter yang jarang digunakan tidak akan di masukkan ke dalam array -nya.
4 Jika anda administrator dari suatu system di perusahaan maka anda harus sebagai motivator bagi para user untuk menggunakan password yang tidak mudah untuk dicrack.
Untuk mengetahui hal ini anda dapat menggunakan crack password pada system anda sehingga jika ada password user yang mudah di crack, anda akan mengetahuinya. Beritahukan kepada user anda bahwa passwordnya dapat dengan mudah di crack sehingga mendorong user-user tsb untuk menggantinya dengan yang lebih “hard to crack”. (bahkan password boss anda sekalipun)

Informasi tambahan:
Login information pada UNIX, dulunya di simpan pada file /etc/passwd. File tsb dapat dibaca semua user. Jika user menggunakan command :

ls -l

maka file /etc/passwd tsb dapat dibaca bahkan mengidentifikasikan owner dari semua file yang di listing di dalamnya seperti login name, user ID, Group ID, lokasi dari home directory, hanya saja password masih tidak terbaca. Tetapi dapat dengan mudah di crack.
Untuk memberikan solusi kepada masalah ini maka password informasion tsb di pindahkan ke file /etc/shadow. File ini hanya dapat terlihat oleh root. Password baru yang di masukkan ke file /etc/password akan di “tandai’ untuk menunjukkan bahwa lokasinya telah di pindahkan ke bagian shadow file.
Dengan memisahkan informasi dari dua file ini maka file informasi user tsb tidak dapat lagi dilihat oleh user yang login selain dari root.
Perlu anda ketahui bahwa shadow file tidak selalu enable by default.