Menjalankan OS dari USB Flash Disk

31 05 2008

Setelah hampir sebulan nggak ngeposting artikel ke blog ini dikarenakan kesibukan yang cukup banyak menyita waktu, kemaren dapet artikel menarik untuk membuat UFD bootable atau menjalankan OS dari flash disk. Dapet dari PC media mungkin sangat berguna ketika kita ‘kepenthok’ udah nggak punya disket (katanya emang sekarang udah nggak diproduksi lagi) dan cd bootable, bahkan kini gua baru mencoba membuat XP (mini xp) dari UFD.

========================
Anda sudah pernah booting dari CD dan floppy disk, tetapi bagaimana dengan USB Flash Disk? Penggunaan mereka sebagai tempat penyimpanan file semakin meningkat, tetapi kemampuannya sebagai perangkat bootable relative belum diketahui. Kita lihat bagaimana…

1. Periksa Kompatibilitas BIOS
Jalankan PC Anda dan sebelum Windows boot, masuklah ke sistem BIOS dengan menekan tombol Delete, F2, F12, atau tombol apapun yang diperlukan oleh PC Anda. Bukalah tab atau menu Boot, cari opsi USB Boot dan ubah ke enable. Kemudian masuklah ke menu Boot Device Priority dan naikkan opsi USB device sehingga berada di atas harddisk Anda. Simpan perubahan yang Anda buat dan keluarlah dari BIOS. Biarkan Windows boot seperti biasanya dan persiapkan image operating system yang akan Anda gunakan.
2. Siapkan Image OS
Anda memerlukan file bootable untuk USB Flash Disk (UFD). File tersebut merupakan kunci starter untuk operating system yang ingin Anda boot dari UFD. OS yang bisa Anda boot dari UFD terbatas, ini karena kapasitas dari UFD itu sendiri dan file yang tersedia. DOS merupakan pilihan yang sudah pasti dan karena kebanyakan boot disk DOS hanya berukuran beberapa MB, Anda bisa memasukkan mereka ke UFD. Pilihan lainnya adalah Windows 98/Me start-up disk. Semua file yang dibutuhkan untuk itu bisa di-copy dari disket atau di-download.

3. Siapkan Utiliti yang Diperlukan
Windows tidak selalu bisa memformat UFD dan membuatnya bootable. WinImage merupakan utiliti yang bisa gunakan di sini. WinImage merupakan aplikasi shareware yang memungkinkan Anda untuk mentransfer file ISO image ke perangkat USB. Anda bisa men-download WinImage dari http://www.winimage.com. Utiliti lain untuk membuat bootable disk pada UFD adalah MKBT yang merupakan utility freeware. MKBT sedikit lebih sulit dibanding WinImage tetapi mempunyai fleksibilitas jauh lebih besar begitu Anda mengenalnya. MKBT dapat meginstalasi FAT, NTFS, atau RAW boot sector pada UFD. Anda bisa mendapatkan MKBT dari http://www.nu2.nu/mkbt.

4. Instalasi Utiliti untuk Transfer Image
Jika Anda men-download MKBT, maka yang kemudian perlu Anda lakukan hanyalah mengekstrak file download dan langsung saja jalankan program. Namun, hal sebaliknya terjadi bila Anda men-download WinImage. Klik ganda file instalasi dan kemudian pada kotak dialog yang muncul klik Next. Pada halaman Registrasi, kosongkan saja bagian Name dan Registration Code dan kemudian klik Next. Untuk langkah selanjutnya, Anda bisa mengikuti petunjuk yang diberikan. Sebagai contoh di sini kita akan menggunakan WinImage. (Perlu dicatat bahwa jika belum menggunakan registrasi Anda hanya bisa menggunakan WinImage selama 30 hari).

5. Transfer Image OS Ke UFD
Masukkan UFD ke salah satu slot USB pada PC Anda dan kemudian jalankan utiliti yang akan digunakan untuk mentransfer boot file. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa contoh di sini menggunakan WinImage, oleh karena itu langsung saja jalankan program. Pada menu File pilih Open. Cari file image yang telah Anda siapkan sebelumnya pada langkah 2 dan kemudian klik Open. Pada menu Disk dan kemudian klik perangkat USB Anda. Buka kembali menu Disk dan kemudian klik Write Disk. Pastikan tidak ada yang penting karena semua file yang terdapat pada UFD akan terhapus.

6. Boot Komputer dengan UFD
UFD Anda sekarang telah menjadi bootable disk, sehingga biarkan tercolok pada PC Anda dan restart. Asalkan Anda telah menaikkan urutan prioritas boot perangkat USB di atas harddisk, sistem Anda akan boot ke DOS/Windows dari UFD. Untuk memasukkan bootable OS yang lain ke dalam UFD Anda, ulangi langkah sebelumnya. Download, ekstrak, dan copy files system yang dibutuhkan ke UFD Anda. Jika Anda men-download file ISO (atau image yang lain, gunakan WinImage atau MKBT untuk mentransfer file image ke UFD Anda).

HP Format Tool dan Download Image
Windows tidak selalu bisa memformat USB Flash Disk (UFD) dan membuatnya bootable. Tool lain yang dapat Anda gunakan adalah HP USB Disk Storage Format Tool. Meskipun disebutkan sebagai “Windows-based format utility for HP Drive Key or DiskOnKey USB device,” program tersebut dapat bekerja dengan sebagian besar perangkat UFD. Jika program tidak dapat mengenali UFD yang Anda gunakan, maka Anda bisa menggunakan WinImage atau MKBT. Jika Anda tidak mempunyai disket bootable atau image OS yang ingin digunakan, kunjungi http://www.bootdisk.com untuk men-download image start-up disk dari beberapa versi DOS dan OS lainnya.





Tweaking Windows dengan Mengedit Registry

17 05 2008

Tweaking Windows dengan Mengedit Registry

Di sistem operasi Windows, salah satu cara mengoptimalisasikan kinerjanya adalah dengan mengedit registry agar dapat berjalan seperti yang kita kehendaki, semisal menjadi lebih cepat dalam membuka program, booting lebih cepat dan sebagainya. Hal tersebut sama dilakukan oleh program-program optimizer atau tweaking tools yang saat ini banyak beredar, yang mana pengubahan setting Windows yang dilakukan di dalam program optimizer tersebut secara otomatis menuliskan dan mengubah nilai-nilai tertentu dalam registry.

Nilai atau value tertentu tersebut lumayan rumit dan jelimet, makanya lebih enak menggunakan program optimizer atau tweaking tool dalam mengoptimalisasikan Windows. Tapi, bagi yang lumayan berani mau belajar, saya ada beberapa key-key (setting-an) yang bisa dirubah untuk mengoptimalisasikan Windows.

Sebelum mencoba, ada baiknya mem-back up terlebih dahulu registry kamu.
Untuk melakukannya, pada jendela run ketik kata : [registry] kemudian tekan tombol [enter] dan pilih File>Export

Mengganti Wallpaper:
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data.

Mengganti Nama Recycle Bin:
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.

Memunculkan Rename Pada Recycle Bin:
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
/ShellFolder
Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.

Menyembunyikan Recycle Bin:
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Explorer/Desktop/NameSpace
Hapus subkey {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}, kemudian Restart komputer untuk melihat hasilnya. Untuk memunculkannya kembali, buat kembali kombinasi angka {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}

Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin:
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E} /ShellFolder
Klik ganda Attributes dan ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini:
0000 50 01 00 20 > Rename
0000 60 01 00 20 > Delete
0000 70 01 00 20 > Rename & Delete
0000 41 01 00 20 > Copy
0000 42 01 00 20 > Cut
0000 43 01 00 20 > Copy & Cut
0000 44 01 00 20 > Paste
0000 45 01 00 20 > Copy & Paste
0000 46 01 00 20 > Cut & Paste
0000 47 01 00 20 > Cut, Copy & Paste

Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan:
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E} /Shell
Klik menu Edit > New > Key dan beri nama yang diinginkan (Misalnya: Go To Windows Explorer)
Dibawah key yang baru tersebut, tekan lagi menu Edit > New > Key dan buat sebuah key baru bernama Command. Klik ganda option (Default), dan pada bagian Value Data, isi dengan path Windows Explorer ( C:\WINDOWS\Explorer.exe).

Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang Di My Computer:
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion /Explorer/DocFolderPaths
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di Windows (contohnya: Kasep) Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat dimana Documents anda berada (contohnya D:\Documents)

Menyingkirkan File Stored Dari My Computer:
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/MyComputer /NameSpace
/DelegateFolders
Hapus subkey {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee}

Menyembunyikan My Recent Documents:
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoRecentDocsMenu.
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut, dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.

Menyembunyikan Menu Find:
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoFind. Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya. Restart komputer.

Menyembunyikan Help And Support:
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Policies/Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru – Menu Edit > New >
DWORD Value, dan beri nama NoSMHelp. Kemudian klik ganda pada NoSMHelp dan isi dengan angka 1 pada Value Data. Restart komputer.

Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu:
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukkan angka 1 sebagai Value Data.

Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu (2):
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ Explorer/Advanced
Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.





Trik Menggunakan CD-R supaya dapat ditulisi berulang-ulang

17 05 2008

Trik Menggunakan CD-R supaya dapat ditulisi berulang-ulang

Selama ini ternyata saya tertipu dan menjadi orang boros karena membeli CD-R dalam jumlah besar karena saya berpikir CD-R hanya dapat ditulisi sekali saja.. dan ternyata itu salah!!
Trik yang saya sampaikan ini menggunakan software Ahead Nero Burning Rom 5 bawaan CDRW LiteOn saya.
Selama beberapa bulan saya telah menggunakannya dan membackup data-data ke CD-R. Saya menggunakan CD-R tidak maksimal karena seringkali mengisinya dengan data beberapa MB saja walaupun kapasitas CD-R bisa mencapai 700 MB. Mengapa? Karena saya tidak tahu ternyata CD-R dapat ditulisi berulang-ulang selama kapasitasnya belum penuh.
Lalu bagaimana caranya menggunakan ulang CD-R tersebut? Ternyata mudah kok.. Ikuti langkah-langkah berikut:
1. Anda buka program Ahead Nero Burning ROM di mana CD-R “bekas” Anda sudah dimasukkan ke CDRW.
2. Klik File > New sehingga menampilkan Wizard
3. Apabila Anda tidak mendapati tampilan wizard tetapi tampilan kotak dialog dengan tab-tab di atasnya maka Anda klik tombol Wizard di sebelah kanan.
4. Pilih Compile New CD. Perhatikan gambar berikut:

5. Pilih Data CD. Perhatikan gambar berikut:

6. Pilih Continue with Existing Data-CD (Multisession) Disk.

7. Tekan tombol Finish
8. Pilih Session terakhir yang menunjukkan status penulisan data ke CD yang terakhir, lalu tekan OK

9. Tunggu sebentar untuk proses “refresh” dari Nero untuk mencek penulisan data terakhir sehingga Anda dapat menambah data baru ke CD-R sehingga menampilkan windows kecil dengan pesan seperti gambar berikut.

10. Lalu Anda lanjutkan penggunaan CD-R sebagaimana biasanya dengan menambahkan data dari File Manager ke CD-R Anda dengan Nero.
11. Dan akhirnya Anda tidak perlu boros CD-R lagi……





Tips Windows Explorer

17 05 2008

Memperluas cabang Windows Explorer

Ketika Anda berada di Windows Explorer, untuk membuka seluruh cabang yang ada (di dalam suatu folder) tekanlah [Alt] + [*]. Untuk menutup folder Anda bisa menekan F5.

Membuka windows explorer dengan cepat

Tekan Shift dan klik dua kali pada My Computer maka Anda akan langsung masuk ke windows explorer.

Cara lain membuka windows explorer

Pengen alternatif untuk membuka windows explorer ? Caranya klik tombol Start lalu Run. Ketikkan “\” (ketik tanpa tanda petik), klik OK.

Mengurutkan file pada Windows Explorer

Untuk mempermudah Anda dalam menemukan file yang terdapat pada Windows Explorer, Anda dapat melakukan pengurutan (sort order). Caranya dari menu View, pilih Arrange Icon. Untuk mengurutkan berdasarkan nama pilih By Name. Pilih by Size untuk mengurutkan berdasarkan ukuran file.

Selain cara tersebut ada cara lain yang lebih cepat, yaitu dengan mengklik tulisan Name, Size, Type atau Modified pada Column Title. Klik sekali untuk mengurutkan secara ascending (dari A sampai Z), klik sekali lagi untuk mengurutkan secara descending (dari Z sampai A).

Menyesuaikan ukuran kolom

Tekan Ctrl dan + secara bersamaan. + adalah yang terdapat pada keypad (keyboard bagian kanan). Tips ini berlaku juga pada kotak dialog Find dan Registry Editor.

Menyesuaikan target pada Windows Explorer

Saat Anda mengklik icon Windows Explorer pada Start – Programs maka secara default yang terbuka adalah drive C. Sebenarnya Anda bisa saja mengganti target tersebut, misalkan menjadi C:\Data\MS Word, maka yang harus Anda lakukan adalah mengklik kanan icon shortcut tersebut lalu pindah ke tab Shortcut. Pada bagian Target gantilah menjadi seperti berikut :

“c:\windows\explorer.exe /n,/e,C:\Data\MS Word”

Jika Anda ingin membuka folder tersebut sebagai root maka tambahkan /root, sehingga perintahnya menjadi sebagai berikut :

“c:\windows\explorer.exe /n,/e,/root,C:\Data\MS Word”

Sekarang jika Anda mengklik shortcut tersebut maka yang akan dibuka oleh Windows Explorer adalah folder C:\Data\MS Word

Membuat daftar file dan folder

Ada kalanya Anda ingin mencetak daftar file dan (sub) folder yang terdapat dalam suatu folder. Sayangnya secara default Windows tidak menyediakan fasilitas untuk itu. Dengan tips di bawah ini, Anda dapat membuat context menu pada folder sehingga Anda dapat membuat daftar file dan folder dalam bentuk file text.

1.

Membuat file batch. Ketik tulisan berikut ini dengan menggunakan Notepad.

dir /a /-p /o:gen >filelisting.txt

2.

Simpan file batch tersebut di C:\Windows\. Ingat ekstensi filenya harus .bat. Misalnya filelisting.bat.

3.

Membuat action untuk contect menu.

Buka Windows Explorer dan pilih menu Tools – Folder Options – tab File Types – pilih Folder – klik tombol Advanced – klik tombol New. Lalu tulis text seperti pada gambar di bawah ini.

Setelah itu klik tombol OK.

4.

Jika langkah yang dilakukan benar maka Action yang baru saja dibikin akan kelihatan.

5.

Sekarang klik kanan pada sembarang folder, maka akan muncul menu “Bikin Daftar File” yang baru aja dibikin.

Mengganti icon folder

Ada Jika anda sudah bosan dengan icon folder windows, Anda bisa mengubahnya dengan langkah-langkah seperti di bawah ini.

1.

Bikin sebuah file “Desktop.ini” dan simpan pada folder yang akan Anda ubah icon foldernya. Ada pun isi dari file Desktop.ini adalah sebagai berikut:

[.ShellClassInfo]
IconFile=E:\Image\Linux.bmp
IconIndex=0
InfoTip=Ini contoh folder yang telah diganti iconnya

IconFile=E:\Image\Linux.bmp adalah nama file yang akan dipakai sebagai icon folder.
InfoTip=….. adalah info tip yang akan tampil saat Anda meletakkan cursor di atas folder.

2.

Buka DOS Prompt, dan ketikkkan perintah “attrib +s NamaFolder”.
Dalam contoh ini nama folder yang akan diganti iconnya adalah folder “contoh”. Perintahnya sbb:

attrib +s contoh

Jika Anda melakukukannya dengan tepat maka icon pada folder tersebut akan berubah, seperti contoh gambar di bawah ini.





Tips System

17 05 2008

Shortcut untuk Shutdown

Untuk mempercepat shutdown Anda bisa membuat shortcut pada desktop. Caranya :
1. Klik kanan area kosong pada desktop lalu pilih New – Shortcut.
2. Pada command line ketikkan c:\windows\rundll32.exe user, exitwindows.
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish.

Shortcut untuk Restart

Untuk mempercepat restart Anda bisa membuat shortcut pada desktop.
Cara 1 :
1. Klik kanan area kosong pada desktop, pilih New – Shortcut.
2. Pada command line ketikkan C:\WINDOWS\RUNDLL.EXE user.exe,exitwindowsexec.
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish.

Cara 2 :
1. Jalankan Notepad.
2. Ketikkan @exit.
3. Simpan dengan nama restart.bat di C:\
4. Jalankan windows explorer, klik kanan dan seret file tersebut ke desktop.
5. Pada menu yang muncul pilih Create Shortcut(s) Here.
6. Klik kanan shortcut tersebut, pilih Properties.
7. Pindah ke tab Programs, beri tanda check pada Close on Exit.
8. Klik tombol Advanced.
9. Tandai pilhan MS-DOS Mode, serta hapus pilihan Warn before entering MS-DOS mode.
10. Klik OK, dan OK lagi untuk menutup kotak dialog Properties.

Shortcut untuk Log Off

Untuk mempercepat log off Anda bisa membuat shortcut pada desktop. Caranya :
1. Klik kanan area kosong pada desktop lalu pilih New – Shortcut.
2. Pada command line ketikkan C:\WINDOWS\RUNDLL.EXE shell32.dll,SHExitWindowsEx 0
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish.

Download semua shortcutMengganti assosiasi file dengan cepat

Untuk mengganti assosiasi file (program yang digunakan untuk membuka file) Anda tidak perlu masuk ke registry. Cara yang mudah adalah pilih file yang ingin dirubah. Tekan tombol Shift dan klik kanan pada file tersebut sehingga muncul menu Open with. Klik pada menu tersebut dan pilih program yang akan digunakan untuk membuka tipe file tersebut. Beri tanda check pada “Always use this program to open this type of file”. Terakhir klik OK.

Berbagai pilihan untuk setup windows 95

Dari prompt DOS
/is – Mengabaikan pengecekan system
/id – mengabaiakn pengecekan terhadap kapasitas yang tersisa pada hard disk
/iq – Mengabaikan scandisk
/in – Melakukan setup tanpa Network Setup Module
/iw – Melewatkan berbagai peringatan dari Microsoft (seperti peringatan, dll)

Mengatasi komputer hang

Komputer Anda mengalami hang ? Tekan tombol [Ctrl]+[Alt]+[Del] . Klik pada program yang mengalami masalah (ditandai dengan tulisan not responding). Tekan tombol End Task. Kalau ketiga tombol tersebut tidak berfungsi tekan [Ctrl]+[Esc] untuk memunculkan menu Start. Setelah itu Anda bisa men-shut down komputer Anda. Mengganti warna Blue Screen of Death

Anda yang sudah akrab dengan Windows pasti pernah mengalami hal ini : layar tiba-tiba berwarna biru, tulisan putih dan komputer hang. Nah, Anda bisa mengganti warna tersebut dengan warna kesukaan Anda. Caranya, klik Start – Run, tuliskan sysedit. Pilih system.ini. Lalu cari yang ada tulisan [386Enh], dan tuliskan di bawahnya :
MessageTextColor= 8
MessageBackColor= 4
Ganti angka 8 dan 4 dengan warna kesukaan Anda (Black=0 Blue=1 Green=2 Cyan=3 Red=4 Magenta=5 Brown=6 White=7 Gray=8 Bright Blue=9 Bright Green=A Bright Cyan=B Bright Red=C Pink=D Yellow=E Bright White=F)

Mengganti icon drive

Bosan dengan icon drive yang monoton ? Ganti aja ! Caranya :
1. Jalankan Notepad.
2. Ketik :
[AutoRun]
Icon=C:\Icon\iconsatu.ico

(asumsi : terdapat file iconsatu.ico pada directory Icon. Anda bisa mengganti dengan letak file icon Anda)
3.Simpan dengan nama autorun.inf dan letakkan pada root directory drive C.

Bila ingin mengganti icon drive lainnya, tinggal ganti huruf C dengan huruf drive yang akan diganti.

Meningkatkan performa komputer Anda

Klik kanan My Computer, pilih Properties. Pada tab Performance pilih Virtual Memory. Pilih Let me specify my own virtual memory setting. Pada bagian Minimum dan Maximum, isi dengan 2 atau 3 kali RAM Anda. Jadi jika Anda punya RAM 32 Mb, isi dengan 64 Mb.

Mengganti logo startup

  1. Pada saat start, maka Windows akan memanggil file logo.sys yang terletak di directory utama (C:\). File logo.sys merupakan hidden file, jadi untuk melihatnya buka Windows Explorer, klik View – Folder Option. Pidah ke tab View, beri tanda check pada Show All Files. Klik OK. Lalu dengan Windows Explorer, klik kanan pada file logo.sys, pilih properties dan hilangkan semua tanda check.

  2. Buat backup file/cadangan jika perlu.

  3. Pindah ke DOS prompt. Pindah ke directory utama (c:\). Ketikkan “ren logo.sys logo.bmp” (tanpa tanda petik).

  4. Buka file logo.bmp tersebut dengan editor image favorit Anda (Paint, PhotoShop, PhotoPaint, dll).

  5. Edit gambar seperlunya dan simpan kembali sebagai file logo.bmp.

  6. Kembali ke DOS prompt, ganti nama logo.bmp dengan logo.sys dengan mengetikkan ren logo.bmp logo.sys.

  7. Restart Windows.

Apabila Anda ingin mengganti dengan gambar yang lain, maka hal-hal yang perlu diperhatikan adalah :

  1. Gambar yang akan digunakan sebagai ganti mempunyai warna sebanyak 256.

  2. Ukuran file kurang lebih 127 kb.

  3. Besar/ukuran gambar 320 x 400 pixels

  4. Ekstensi harus .sys.

Mengganti logo Shut Down

Pada saat shutdown, file yang dijalankan adalah logow.sys (please white while…..) dan logos.sys (it’s now save to ……). Kedua hidden file tersebut terletak di directory windows (biasanya C:\Windows). Untuk mengganti kedua gambar tersebut caranya seperti di atas. Kalau Anda tidak mau repot-repot mengedit file, Anda bisa menggunakan software (salah satunya) Win Logo Changer untuk mengganti layar start up dan shut down tersebut.

Meng-extract file .CAB pada Win 95

Untuk mengexract file .CAB Anda bisa menggunakan perintah EXTRACT.EXE yang terdapat pada direktori C:\Windows\Command. Perintah extract yang lebih komplit bisa Anda dapatkan dengan mengetikkan extract /? pada ms-dos prompt. Extract file ini berguna bila file system Anda ada yang corrupt/rusak.

Menghapus file TEMP

Tambahkan baris berikut pada file autoexec.bat Anda :

if not exist %TEMP%\*.TMP goto EndTMP
atrrib %TEMP%\*.TMP -r -a -s -h

del %TEMP%\*.TMP

:EndTMP

Maka mulai sekarang tiap kali komputer Anda di-booting, secara otomatis akan menghapus file-file *.TMP.

Shortcut ke pengaturan system

Biasanya anda harus mengklik kanan desktop lalus Properties untuk mengatur tampilan desktop Windows 95. Sebenarnya ada cara yang lebih cepat yaitu dengan menggunakan shortcut. Caranya :
1. Klik kanan pada desktop, pilih New – Shortcut.
2. Pada command line, ketikkan C:\WINDOWS\CONTROL.EXE Sysdm.cpl, System,1
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish.

Membuat shortcut ke berbagai folder system

Folder system yang dimaksud di sini adalah folder Printers, Control Panel, My Computer, dll. Nah, kalau Anda sering mengakses folder-folder tersebut alangkah lebih baiknya kalau Anda membuat shortcutnya yang bisa Anda letakkan pada Desktop atau pun pada Start Menu. Contohnya untuk membuat shortcut Control Panel pada Desktop :

  1. Klik kanan pada Desktop.

  2. Pilih New – Folder.

  3. Beri nama folder tersebut dengan Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}.

    Anda bisa mengganti nama folder tersebut sesuai dengan shortcut yang ingin Anda buat. Lihat tabel di bawah ini :

Menjebol password BIOS

Password BIOS memang sangat berguna untuk melindungi komputer Anda supaya tidak ada orang lain yang dapat mengganti konfigurasi komputer Anda. Tapi password tersebut bisa menjadi malapetaka jika Anda lupa. Nah, jika Anda lupa password BIOS Anda, di bawah ini kami tampilkan default password yang aslinya memang disediakan oleh pembuatnya untuk mengantisipasi kejadian password yang terlupakan. Yang perlu Anda lakukan adalah mencoba satu per satu password tersebut sampai Anda menemukannya :-)

AWARD BIOS
01322222, 589589, 589721, 595595, 598598, AWARD SW, AWARD_SW, Award SW, AWARD PW, _award, awkward, J64, j256, j262, j332, j322, HLT, SER, SKY_FOX, aLLy, aLLY, Condo, CONCAT, TTPTHA, aPAf, HLT, KDD, ZBAAACA, ZAAADA, ZJAAADC, djonet, %øåñòü ïpîáåëîâ%, %äåâÿòü ïpîáåëîâ%

AMI BIOS
AMI, A.M.I., AMI SW, AMI_SW, BIOS, PASSWORD, HEWITT RAND, Oder

PHOENIX
BIOS, CMOS, phoenix, PHOENIX

Password lainnya yang bisa Anda cob
LKWPETER, lkwpeter, BIOSTAR, biostar, BIOSSTAR, biosstar, ALFAROME, Syxz, Wodj

Sumber : www.elfqrin.com